Jumat, 11 September 2020

Biografi Ester

 Biografi Ester

Ester (bahasa Ibrani: אֶסְתֵּר, Modern Ester Tiberias ʼEstēr; bahasa Inggris: Esther), lahir dengan nama Hadasa (bahasa Inggris: Hadassah), anak Abihail, seorang Yahudi yang tinggal di Persia. Ia yang menjadi tokoh utama dalam Kitab Ester, bagian dari Alkitab Ibrani dan Perjanjian Lama di Alkitab Kristen. Dicatat bahwa ia dipilih menjadi ratu oleh raja Ahasyweros dari Kerajaan Persia. Kisah hidupnya menjadi dasar bagi perayaan Purim yang diperingati sampai sekarang dalam agama Yahudi. Ester asalnya bernama Hadasa, nama Ibrani yang berarti tanaman "murad" (familia Myrtus; bahasa Inggris: myrtle). Ada anggapan bahwa nama "Ester" berasal dari kata "Astra" yang dalam bahasa Media Persia berarti tanaman murad. Ada pula anggapan bahwa nama Ester berasal dari nama dewi Ishtar, berdasarkan catatan Kitab Daniel bahwa orang-orang Yahudi dalam pembuangan diberi nama dewa-dewa Babel, sebagaimana nama "Mordekhai" dapat diartikan "hamba dewa Marduk", salah satu dewa Babel. Ester juga dapat berasal dari akar nama Proto-Semitik "asytar" yaitu "bintang fajar atau senja (planet Venus)", yang berasal dari nama Ugarit "Athtiratu" dan nama Arab "Athtar".

Robert Dick Wilson yang mengidentifikasikan Ahasyweros dengan Xerxes I dan Wasti dengan Amestris, mengusulkan bahwa baik "Amestris" dan "Ester" berasal dari nama Akkadia Ammi-Ishtar atau Ummi-Ishtar. Hoschander mengusulkan nama asal Ishtar-udda-sha ("Ishtar adalah cahayanya") dengan kemungkinan -udda-sha mirip nama Ibrani "Hadasa". Namun nama ini ditemukan tidak pada zaman Persia, melainkan pada zaman Babilon tua tahun 2000 SM, sehingga anggapan ini belum diterima. Kitab Targum menghubungkan nama Ester dengan kata Persia untuk "bintang" (bahasa Inggris: star), setareh, menjelaskan bahwa Ester diberi nama demikian karena cantiknya seperti bintang fajar (planet Venus). Dalam Talmud Tractate Yoma 29a, Ester dibandingkan dengan "bintang fajar", dan dihubungkan dengan Mazmur 22 yang di bagian awal ada catatan "Menurut lagu: Rusa di kala fajar". Ester adalah seorang anak yatim piatu. Tidak ada keterangan tentang orang tuanya yang menamai dia Hadasa, kata Ibrani untuk ”mirtel”, tanaman semak yang bunganya putih dan cantik. Sewaktu orang tua Ester meninggal, salah seorang kerabatnya, pria baik hati yang bernama Mordekai, merasa kasihan terhadap anak itu. Mordekai adalah sepupunya, tetapi usianya jauh lebih tua. Ia membawa Ester pulang dan mengasuhnya seperti putrinya sendiri.​ Ester, seorang yatim piatu muda, adalah salah satu perempuan yang

video masa smk dulu